Berita

Viral Dugaan Siswa Korban Bullying Hingga Diamputasi, SDN Jatimulya 09 Bekasi Bantah: Terlalu Jauh

23
×

Viral Dugaan Siswa Korban Bullying Hingga Diamputasi, SDN Jatimulya 09 Bekasi Bantah: Terlalu Jauh

Share this article

Laporan wartawan TribunJakarta.com Yusuf Bachtiar

KILASVIRAL.COM, TAMBUN SELATAN – SD Negeri Jatimulya 09 Kecamatan Tambun Selatan, Kabupaten Bekasi membantah ada siswa yang menjadi korban perundungan hingga menyebabkan kakinya diamputasi.

“Tadi kami sudah berklasifikasi, kami tidak ada perundungan sama sekali dan prosesnya sudah ke hukum, jadi kami sedang menunggu proses hukum,” kata Wakil Kepala SDN Jatimulya 09 Sukaemah, Selasa (31/10/2023).

Sukaemah menjelaskan, kejadian yang menimpa siswa berinisial FAA bermula pada 22 Februari 2023.

Ketika itu, FAA diselengkat oleh salah satu temannya saat jalan menuju ke kantin.

Hal ini yang diduga dianggap oleh orangnya sebagai perundungan.

“Mereka bercanda, bercanda, main terus jajan, jadi kalau untuk perundungan kayanya terlalu jauh,” terang dia.

Beberapa hari setelah insiden itu, FAA memang dikabarkan sakit pada kakinya. Bahkan dia harus mendapatkan perawatan intensif.

Pihaknya sekolah, lanjut Sukaemah, tetap memenuhi hak belajar FAA sampai dia dinyatakan lulus sekolah dasar dan lanjut ke sekolah tingkat menengah.

“Ujian kami ke rumahnya, masuk SMP juga lewat kita jadi semua kita fasilitasi, sampai dia masuk SMP 4 kita dampingi,” terangnya.

FAA (12) siswa SD yang menjadi korban bullying atau perundungan terhadap lima teman sekelasnya di Tambun Selatan, Bekasi, kini harus amputasi kaki, Selasa (31/10/2023) (Kolase Wartakotalive.com/Istimewa)

Sosok FAA lanjut Sukaemah, merupakan siswa yang aktif dan pintar. Hal ini yang mendasari argumennya bahwa tidak ada perundungan di sekolah.

“F itu anak pintar anak cerdas, pasti kalau diinikan temannya pasti lapor sama Bu Gurunya, tapi selama ini enggak ada,” tegasnya.

Meski begitu, pihak sekolah tetap menghormati proses hukum yang telah dilayangkan orang tua FAA ke Polres Metro Bekasi terkait dugaan bullying.

“Sudah masuk ke kepolisian, mungkin nanti diproses hukum ya nanti di kepolisian,” jelas dia.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *