Berita

Terdampak Pandemi Covid-19, TWM Bogor Pastikan Bayar Upah Pekerja Meski Berganti Pemilik

22
×

Terdampak Pandemi Covid-19, TWM Bogor Pastikan Bayar Upah Pekerja Meski Berganti Pemilik

Share this article

Laporan Wartawan TribunJakarta.com, Dionisius Arya Bima Suci

KILASVIRAL.COM, GAMBIR – Taman Wisata Matahari (TWM) yang berlokasi di Cisarua, Kabupaten Bogor, Jawa Barat terdampak pandemi Covid-19.

Kawasan wisata outdoor yang sudah berdiri sejak 2007 silam ini pun terpaksa berganti kepemilikan.

Perwakilan Manajemen TWM Herwan Setiawan mengatakan, hal ini sebagai terobosan supaya tempat wisata tersebut bisa tetap eksis.

“Ya tentu sekalipun harus menjual aset atau kepemilikan saham. Saya rasa ini hal yang wajar dalam bisnis. Tetapi yang pasti TWM tetap memberikan hak para pekerja sesuai dengan hal-hal yang sudah disepakati antara perusahaan dengan pekerja,” ucapnya dalam keterangan tertulis, Senin (20/11/2023).

Di tengah kondisi yang tak menentu ini, ia pun memastikan, TWM tetap berupaya mempekerjakan 250 pegawainya yang bergabung dengan serikat pekerja.

Ia pun menegaskan komitmennya untuk telah membuat kesepakatan atas hal pengupahan bersama para pekerja tersebut.

“Sekitar 75 persen pekerja sudah menandatangani kesepakatan bersama perihal penyelesaian hubungan kerja dimana termasuk tentang skema upah kerja beserta nilai pesangon atau penghargaan masa kerja, bahkan mereka sudah menerima,” ujarnya.

“Hal itu kami tunaikan sesuai dengan aturan di dalam UU Cipta Kerja. Jadi seharusnya tidak ada problem lagi,” sambungnya.

Ia pun menyebut, hubungan pengelola TWM dengan pekerjanya terbukang dinamis, dimana ada kalanya sependapat, ada kalanya tidak.

Meski begitu, kata Herwan, komunikasi selalu dibangun dengan baik melalui dialog Bipartit (Pengusaha dengan Serikat Pekerja), maupun Tripartit (Pengusaha, Serikat Pekerja dan Pemerintah).

“Umumnya perusahaan pasti ada dinamika dengan pekerja. Bahkan kami pun berdialog baik secara Bipartit, dan pernah juga Tripartit yaitu ketika berkaitan dengan upah pekerja. Kami tentu mengikuti anjuran pemerintah, dalam hal ini Disnaker Kabupaten Bogor soal pengupahan, namun tentu kami juga berpegang pada asas proporsional mengikuti aturan dengan penyesuaian kondisi keuangan perusahaan,” kata dia.

Lebih lanjut Herwan berharap, eks pekerja TWM dapat kembali bekerja ditempat baru yang lebih baik lagi dan bisa menjamin kesejahteraan mereka. 

Ia menegaskan, meski TWM akan segera pindah kepemilikan, pihaknya tetap menjalin komunikasi dengan eks pekerja jika diperlukan demi kebaikan semua pihak.

“Kami dari TWM tentu berharap para pekerja bisa mendapatkan pekerjaan yang jauh lebih baik. Dan kami pun menyampaikan terimakasih yang sebesar-besarnya atas kerjasama dan dedikasi dari semuanya,” kata dia.

“Kami yakin TWM dan seluruh pekerja telah menjalin hubungan simbiosis mutualis yang sangat baik. Tentu tidak ada gading yang tak retak. Tetapi sebagai sesama insan sosial, kami menyampaikan permohonan maaf yang sebesar-besarnya,” sambungnya.

Baca artikel menarik lainnya TribunJakarta.com di Google News

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *