Berita

‘Tanya Dishub!’ Heru Budi Enggan Komentari Pencabutan Predikat Jakarta Kota Ramah Sepeda

84
×

‘Tanya Dishub!’ Heru Budi Enggan Komentari Pencabutan Predikat Jakarta Kota Ramah Sepeda

Share this article

Laporan Wartawan TribunJakarta.com, Dionisius Arya Bima Suci

KILASVIRAL.COM, GAMBIR – Penjabat (Pj) Gubernur DKI Jakarta Heru Budi Hartono enggan berkomentar soal pencabutan predikat Jakarta sebagai Kota Ramah Sepeda oleh komunitas Bike to Work (B2W).

Orang nomor satu di DKI ini pun justru melempar pertanyaan tersebut kepada Dinas Perhubungan (Dishub).

“Tanya sama Dishub,” ucapnya kepada awak media, Rabu (8/11/2023).

Heru bilang, Pemprov DKI tidak menutup kemungkinan mbangun jalur sepeda baru di jalan-jalan ibu kota.

Menurutnya, hal itu bisa saja dilakukan tergantung hasil evaluasi program jalur sepeda yang dilakukan Dishub.

“Iya dong kan perlu dievaluasi. Semua boleh dibangun,” ujarnya.

Heru juga menyebut, tidak menutup kemungkinan jalur sepeda baru dibangun bila ada masukan dari masyarakat.

“Ya (jalur sepeda) ditambah kalau warga minta. Emang ada yang melarang?,” tuturnya.

Sebagai informasi, B2W mencabut predikat Jakarta sebagai Kota Ramah Sepeda yang sempat diberikan pada 2021 lalu.

Predikat itu diberikan kepada Kota Jakarta lantaran Pemprov DKI di bawah kepemimpinan Gubernur Anies Baswedan dinilai punya sistem pembangunan tata kota berbasis keamanan, keamanan, dan kenyamanan yang baik untuk pesepeda.

Kondisi ini pun berubah drastis saat Heru Budi menjabat sebagai Pj Gubernur DKI Jakarta.

Kebijakan yang dibuat Heru Budi pun dinilai tidak menunjukkan keberpihakan kepada pesepada.

Sebagai contoh, Heru Budi menghilangkan anggaran untuk jalur sepeda pada APBD 2023 dan 2024.

Belum lagi pembongkaran jalur sepeda terproteksi dengan dalih membahayakan pengendara lainnya.

Baca artikel menarik TribunJakarta.com lainnya di Google News

 

 

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *