Berita

Tahun Depan, Jalan Sepanjang 25 Km di Jakarta Selatan Ditargetkan Bebas dari Kabel Semrawut

22
×

Tahun Depan, Jalan Sepanjang 25 Km di Jakarta Selatan Ditargetkan Bebas dari Kabel Semrawut

Share this article

Laporan Wartawan TribunJakarta.com, Annas Furqon Hakim

KILASVIRAL.COM – Jalan sepanjang 25 Km di Jakarta Selatan ditargetkan bersih dari kabel semrawut pada 2024 mendatang.

Hal itu disampaikan Plt Direktur Utama PT Jakarta Infrastruktur Propertindo (JIP) Ivan Cahya Permana setelah pemotongan kabel semrawut di kawasan Senopati, Kebayoran Baru, Jakarta Selatan, Kamis (23/11/2023).

“Januari 2024 nanti, target kami seperti yang ditugaskan oleh PT Jakpro, sepanjang 25 Km jalanan di Jakarta Selatan sudah bersih dari kabel-kabel udara,” kata Ivan kepada wartawan di lokasi.

Ivan menuturkan, target itu dihitung berdasarkan progres penyelesaian pembangunan Sarana Jaringan Utilitas Terpadu (SJUT).

“Sarana dan prasarana untuk memindahkan kabel ke bawah tanah sudah siap. Kini, kami terus berkoordinasi dengan operator untuk memindahkan lokasi kabelnya,” tutur dia.

Ia menjelaskan, saat ini sudah dibangun SJUT sepanjang 25 Km di wilayah Jakarta Selatan dari total 54 Km yang ditargetkan.

“Kalau di Jakarta Selatan total SJUT-nya 54 Km. Jika ditotal dengan wilayah lain jumlahnya 125 Km nanti,” ungkap Ivan.

Sebelumnya, pemotongan kabel semrawut di Senopati secara simbolis dilakukan oleh Wali Kota Jakarta Selatan Munjirin dan Kepala Dinas (Kadis) Bina Marga DKI Heru Suwondo.

Keduanya menaiki mobil crane dan memotong kabel semrawut itu menggunakan tang khusus.

Setelahnya, pemotongan kabel dilanjutkan oleh petugas Sudin Bina Marga Jakarta Selatan dan PT JIP sepanjang 3 Km.

“Hari ini ada 48 kabel fiber optik yang kami potong. Hal ini dilakukan setelah semua kabel fiber optik yang membentang masuk ke dalam Sarana Jaringan Utilitas Terpadu (SJUT),” kata Munjirin kepada wartawan di lokasi.

Munjirin mengungkapkan, pemotongan kabel di Senopati merupakan upaya meningkatkan estetika kota, khususnya Jakarta Selatan.

Selain itu, kabel tersebut dipotong agar tidak membahayakan para pejalan kaki dan pengguna jalan lainnya.

“Harapannya tentunya kami bisa menikmati Kota Jakarta yang estetikanya lebih terlihat bagus. Kemudian yang kedua faktor keamanan, seseorang bisa celaka kalau kabelnya berantakan,” ungkap Munjirin.

Baca artikel menarik lainnya TribunJakarta.com di Google News

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *