Berita

Siapa Qassem Soleimani? Veteran Perang Iran yang Makamnya Kini Jadi Incaran Mossad Israel

22
×

Siapa Qassem Soleimani? Veteran Perang Iran yang Makamnya Kini Jadi Incaran Mossad Israel

Share this article

KILASVIRAL.COM – Pecahnya perang Israel dengan Palestina rupanya tak melemahkan pergerakan Israel terhadap Iran.

Israel tetap mengirimkan agen Mossadnya untuk memata-matai Negeri Mullah tersebut.

Dilaporkan Fars News, Kementerian Intelijen negara Iran mengumumkan tiga agen Mossad Israel berkewarganegaraan Iran ditangkap di daerah pegunungan timur yang berbatasan dengan Afghanistan.

Operasi gabungan Intelijen Iran dan Taliban berhasil menggagalkan infiltrasi agen Mossad Israel yang merencanakan serangan via pesawat tak berawak terhadap berbagai sasaran di negara tersebut.

Para pelaku bermaksud meluncurkan drone bunuh diri dari seberang perbatasan Afghanistan ke sasaran di Iran.

Dalam beberapa tahun terakhir, Iran telah menangkap anggota jaringan mata-mata yang berafiliasi dengan dinas rahasia asing, yang diduga terlibat dalam pembuatan bahan peledak dan bom ‘buatan tangan’ serta memiliki hubungan dengan orang asing.

Bahkan para akhir Juli, Kementerian Intelijen Iran mengumumkan, agen keamanan negaranya telah membubarkan tim teroris yang disponsori oleh agen mata-mata Israel Mossad yang berencana meledakkan makam Letnan Jederal Qassem Soleimani di Provinsi Kerman.

Rencana peledakan makam Qassem Soleimani tentu memantik berbagai reaksi dari pasukan militer Iran.

Sosok Jenderal Qassem Soleimani memiliki sentimen tersendiri bagi pasukan Iran. Pasalnya ia tergolong orang berpengalaman dalam berbagai konflik peperangan, dan pernah menjadi salah satu yang terkuat di Timur Tengah.

Lantas, siapa sebenarnya Qassem Soleimani?

Profil Qassem Soleimani

Meski sosoknya sangat krusial, tetapi profil Qassem Soleimani tidak banyak diketahui orang sebelum tahun 2010-an.

Jenderal Qassam Soleimani

Qassem Soleimani lahir di Kota Qanat-e Malek atau Qom, Iran pada 11 Maret 1957, ia tumbuh dalam keluarga petani miskin di provinsi Kerman tenggara Iran.

Keluarganya terbebani oleh pinjaman dari program modernisasi rezim Mohammad Reza Shah Pahlavi.

Ketika ia masih muda, ia pindah ke Kota Kerman dan bekerja pada proyek konstruksi untuk membantu membayar utang keluarga.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *