Berita

Sekeluarga Sindikat Maling Motor di Jakbar: Ada yang Tewas, Modal Pistol Mainan Bila Kepergok Warga

25
×

Sekeluarga Sindikat Maling Motor di Jakbar: Ada yang Tewas, Modal Pistol Mainan Bila Kepergok Warga

Share this article

KILASVIRAL.COM, KEBON JERUK – Satu keluarga sindikat maling motor di Kebon Jeruk, Jakarta Barat akhirnya diringkus.

Aksi satu keluarga yang terdiri dari tujuh orang itu telah beraksi di 20 Tempat Kejadian Perkara (TKP) selama setahun belakangan ini.

Terdapat satu pelaku berinisial JD yang tewas.

Sedangkan pasangan suami istri berinisial AR dan NV masuk dalam Daftar Pencarian Orang (DPO).

Sementara pelaku yang diringkus yakni AM, WD, ST dan AD.

Kapolsek Metro Kebon Jeruk, Kompol Sutrisno menuturkan satu keluarga sindikat pencuri motor itu terbongkar setelah polisi meringkus satu pelaku berinsial AM di Kebon Jeruk, Jakarta Barat, Sabtu (28/10/2023) lalu.

“Dari pelaku utama saudara AM kami kembangkan lagi ke saudara WD yang masih bawah umur. Yang tiga orang lainnya AM, SD, AD,” kata Sutrisno di Mapolsek Kebon Jeruk, Senin (20/11/2023).

Sebanyak 7 orang yang masih satu keluarga di Kebon Jeruk, Jakarta Barat berkomplot menjadi sindikat kawanan pencuri kendaraan bermotor (curanmor) di wilayah Jakarta Barat, sejak setahun belakangan ini. Total ada 20 tempat kejadian perkara (TKP) yang telah didatangi pelaku dan berhasil menggasak sepeda motor korban. (WartaKotalive.com/ Nuri Yatul Hikmah)

WD yang masih di bawah umur memiliki peran sebagai joki motor.

WD pun tidak ditahan di Polsek Kebon Jeruk. Pelaku dibawa ke Dinas Sosial.

“Untuk kendaraan yang diamankan tujuh unit dan berikut barang bukti, ada magnet kunci T, kunci 42, kunci palsu, berikut senjata mainan yang mirip senjata api,” ungkap Sutrisno.

Yang mana senjata mainan itu digunakan pelaku untuk menjaga diri apabila tertangkap basah warga tengah mencuri.

Pasalnya, mereka beraksi secara acak dan di waktu-waktu magrib.

Apabila ketahuan, mereka tak segan mengacungkan senjata api mainan itu agar warga mundur.

“Dari pengakuan mereka ada 20 TKP tetapi di Kebon Jeruk ada sembilan TKP. Semua wilayah Jakarta Barat, Kembangan, Kebon Jeruk, Kalideres,” katanya.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *