Berita

Pengamat Ungkap Bahayanya Putusan MKMK Bagi Pencalonan Gibran, Kok Tim Pemenangan Sujud Syukur?

35
×

Pengamat Ungkap Bahayanya Putusan MKMK Bagi Pencalonan Gibran, Kok Tim Pemenangan Sujud Syukur?

Share this article

KILASVIRAL.COM – Palu sidang sudah diketuk, Majelis Kehormatan Mahkamah Konstitusi (MKMK) menyatakan Anwar Usman, yang dinilai memberikan karpet merah kepada keponakannya, Gibran Rakabuming menjadi cawapres karena putusannya, dinyatakan melanggar etik dan dicopot dari jabatan Ketua MK.

Pakar hukum menilai keputusan itu berbahaya bagi pencalonan Gibran sebagai wakil Prabowo Subianto di Pilpres 2024.

Sebab, hukum yang meloloskan Gibran memenuhi syarat usia pencawapresan di bawah 40 tahun karena menjabat kepala daerah, dinilai cacat.

Di sisi lain, Tim Kampanye Nasional atau TKN Prabowo-Gibran girang dengan putusan MKMK. Bahkan Wakil Komandan Hukum dan Advokasi TKN Prabowo-Gibran, Habiburokhman, sampai sujud syukur.

Putusan MKMK

Anwar Usman dinyatakan melakukan pelanggaran berat terhadap kode etik hakim konstitusi dalam uji materi perkara nomor 90/PUU-XXI/2023 tentang syarat usia capres cawapres.

MKMK dan menghukum Anwar Usman diberhentikan dari jabatannya sebagai Ketua MK, sejak Selasa (7/11/2023).

“Menjatuhkan sanksi pemberhentian dari jabatan Ketua Mahkamah Konstitusi kepada hakim terlapor,” kata Ketua MKMK Jimly Asshiddiqie, dalam sidang yang digelar di Gedung MK, Jakarta Pusat.

Seperti diketahui, putusan perkara nomor 90/PUU-XXI/2023 yang di dalamnya Anwar Usman ikut memutuskan, akhirnya mengubah peta perpolitikan Indonesia jelang Pilpres 2024.

Pasalnya, pada gugatan yang menyasar batas usia minimal capres-cawapres 40 tahun berdasarkan Undang-Undang No 7 tahun 2017, frasanya menjadi berubah.

Syarat capres cawapres menjadi boleh berusia di bawah 40 tahun asalkan pernah atau sedang menjabat kepala daerah.

Sehingga, Pasal 169 huruf q UU Nomor 7 Tahun 2017 tentang Pemilu selengkapnya berbunyi, “berusia paling rendah 40 tahun atau pernah/sedang menduduki jabatan yang dipilih melalui pemilihan umum termasuk pemilihan kepala daerah”.

Prabowo-Gibran di Indonesia Arena, Senayan, Jakarta Pusat, pada Rabu (25/10/2023). (Instgaram @prabowo)

Gibran yang masih berusia 36 tahun pun akhirnya bisa mengikuti Pilpres 2024 sebagai cawapres Prabowo karena putusan tersebut.

Prabowo-Gibran dengan dukungan Koalisi Indonesia Maju (KIM) yang terdiri dari Gerindra, Golkar, PAN, Demokrat, PSI, Gelora, Garuda, PBB dan Prima akhirnya mendaftar ke KPU pada Rabu (25/10/2023).

Bikin Pencawapresan Gibran Cacat Hukum

Kaitan antara sosok Anwar Usman yang diputus melakukan pelanggaran berat dengan produk hukum yang menjadi karpet merah Gibran dinilai berdampak bahaya.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *