Berita

Pelaku Percobaan Pembunuhan Anggota Polda Metro Jaya Ternyata Tukang Tipu, Janjikan Kerja di Dishub

25
×

Pelaku Percobaan Pembunuhan Anggota Polda Metro Jaya Ternyata Tukang Tipu, Janjikan Kerja di Dishub

Share this article

Laporan Wartawan TribunJakarta.com, Dionisius Arya Bima Suci

KILASVIRAL.COM, GAMBIR – Pelaku utama kasus percobaan pembunuhan anggota Polda Metro Jaya Bripka Taufan Febriyanto, inisial AI, ternyata sempat melakukan penipuan tenaga kerja untuk masuk Dinas Perhubungan (Dishub) DKI.

Ia menipu korbannya dengan modus mengiming-imingi kerja di Dishub DKI serta meminta bayaran dalam jumlah tertentu.

Tipu muslihat AI ini pun terbongkar saat korban yang sudah menyerahkan sejumlah uang, tak kunjung bekerja di Dishub DKI.

Korban lalu melapor ke Dishub DKI untuk segera ditindaklanjuti.

Hal ini diungkapkan oleh Kepala Dishub DKI Syafrin Liputo yang mengaku sudah memberikan sanksi tegas kepada AI.

“Iya dia melakukan pungli, makanya kami langsung lakukan pemberhentian terhadap yang bersangkutan,” ucapnya saat dikonfirmasi, Kamis (9/11/2023).

Syafrin menyebut, sanksi pemecatan itu sudah diberikan kepada AI sejak 1 Oktober 2023 lalu.

Sebelum dipecat, AI merupakan tenaga kerja kontrak yang bekerja di Unit Pengelola Angkutan Sekolah (UPAS).

“Yang bersangkutan sudah diberhentikan sejak 1 Oktober 2023, yang mana sebelumnya yang bersangkutan adalah PJLP di UPAS,” ujarnya.

Hal ini yang diduga memancing kemarahan AI lantaran istri Bripka Taufan disinyalir membocorkan alamat rumah dan tempatnya bekerja.

Sebagai informasi, sebelumnya AI dilaporkan ke polisi atas percobaan pembunuhan terhadap anggota Polda Metro Jaya bernama Bripka Taufan Febriyanto yang terjadi pada Rabu (18/10/2023).

Peristiwa percobaan pembunuhan itu didasari rasa sakit hati karena istri Bripka Taufan membocorkan alamat rumah dan tempat kerja AI kepada korban yang ia tipu.

Hal ini membuat kediaman AI terus diteror korban untuk meminta pertanggung jawaban.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *