Berita

Niat Ingin Jajan Es, Bocah 11 Tahun Tewas Tersengat Listrik di Pasar Malam, Teknisi Jadi Tersangka

22
×

Niat Ingin Jajan Es, Bocah 11 Tahun Tewas Tersengat Listrik di Pasar Malam, Teknisi Jadi Tersangka

Share this article

KILASVIRAL.COM, JAKARTA – Niat hati ingin jajan es, seorang bocah 11 tahun inisial G tewas di pasar malam karena tersengat aliran listrik.

Peristiwa ini diketahui terjadi pasar malam Jalan Palima-Cinangka, Kabupaten Serang.

Berdasarkan gelar perkara yang dilakukan oleh polisi, seorang pria berinisial RO yang merupakan  teknisi di pasar malam tersebut ditetapkan sebagai tersangka atas kematian G.

“Hasil gelar perkara sudah memenuhi unsur untuk dijadikan tersangka,” kata Kapolsek Pabuaran AKP Ugum Tariyana dikutip dari TribunBanten, Kamis (9/11/2023).

Peristiwa bermula, saat anak laki-lali G hendak membeli es di pasar malam itu, pada Minggu (29/10/2023) lalu.

Dilansir dari TribunBanten, korban tersengat listrik saat memegang pagar pembatas wahana permainan anak, yang diduga dialiri listrik.

Setelah ditelusuri polisi, ternyata RO mengaku tahu ada kabel listrik yang sudah terkelupas.

Akan tetapi, bukannya diganti atau diperbaiki kabel yang sudah rusak itu malah tetap dipasang.

Korban langsung dilarikan ke Puskesmas Ciomas untuk mendapatkan perawatan medis sesaat setelah tersengat aliran listrik di pasar malam itu.

Akan tetapi sayangnya, nyawa korban tidak dapat tertolong.

Hal ini membuat pihak keluarga menjadi emosi.

Saat nyawa G tidak tertolong, keluarga bocah tersebut langsung mencari pengelola pasar malam untuk meminta pertanggung jawaban.

Namun karena tidak ketemu, keluarga yang kalut dalam emosi itu langsung membakar pasar malam tersebut.

Insiden ini terjadi sekitar pukul 20:20 WIB.

Kapolresta Serang Kota, Kombes Pol Sofwan Hermanto mengungkap, terdapat luka lebam pada bagian leher korban saat dilakukan autopsi.

Terlihat juga luka lecet, serta memar pada pinggang, serta bintik pendarahan pada jantungnya.

“Lalu ada tanda trauma listrik perkiraan waktu kematian kurang dari 8 jam sebelum dilakukan pemeriksaan,” jelasnya.

Atas kelalaiannya yang menyebabkan nyawa oranglain melayang, RO akan dijerat dengan pasal 359 KUHP.

Baca artikel menarik lainnya di Google News.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *