Berita

Mengenal Etnis Rohingya, Pengungsi Myanmar yang Ditolak Warga Aceh karena Perilakunya Memuakkan

21
×

Mengenal Etnis Rohingya, Pengungsi Myanmar yang Ditolak Warga Aceh karena Perilakunya Memuakkan

Share this article

KILASVIRAL.COM – Baru-baru ini kembali ramai dibicarakan tentang pengungsi Rohingya di Provinsi Aceh.

Dilaporkan Serambi (Grup TribunNetwork), kapal kayu yang penuh dengan para pengungsi Rohingya terlihat mendekati bibir pantai, pada Kamis (16/11/2023).

Kedatangan imigran yang begitu banyak, warga Pantai Gampong Kuala Pawon, Kecamatan Jangka Bireuen, Aceh menolak pendaratan kapal pengungsi Rohingya.

Ditolak warga, kapal yang panjangnya sekitar 50 meter itu tampak terombang-ambing oleh ombak.

Sedangkan di pantai terlihat beberapa warga berjaga agar kapal itu tidak berlabuh.

Geuchik (kades) Kuala Pawon, Mukhtar, mengatakan kapal itu mulai disadari keberadaannya oleh warga pada sekitar 04.50 WIB.

Beberapa warga kemudian bergerak untuk mencegah kapal itu berlabuh.

“Ada ratusan warga datang dan menolak mereka turun di kawasan desa kami,” ujar Mukhtar.

Lantas, siapa sebenarnya etnis Rohingya dan mengapa warga Aceh menolaknya?

Siapa Rohingya?

Mengutip Al Jazzeera, Rohingya merupakan kelompok etnis yang mayoritas beragama Islam. Mereka berasal dari Myanmar yang mayoritas penduduknya beragama Buddha.

Orang Rohingya berbicara dalam bahasa Rohingya atau Ruaingga. Dialek ini berbeda dengan dialek lain yang digunakan di Myanmar.

Boat berisi warga etnis Rohingya di kawasan Pantai Kuala Pawon, Kecamatan Jangka, Kabupaten Bireuen, Kamis (16/11/2023) pagi. (Kolase Serambinews.com/ Istimewa)

Sejarawan menyakini, warga Rohingya telah tinggal di wilayah bernama Arakan yang kini berada di Myanmar bagian barat sejak awal abad ke-12.

Namun, saat Myanmar masih menjadi wilayah India di bawah penjajahan Inggris pada 1824-1948, terjadi migrasi pekerja dari India dan Bangladesh.

Orang Rohingya yang beragama Islam dianggap sebagai orang Bengali dari Bangladesh yang penduduknya mayoritas Islam.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *