Berita

Kasus Anggota BNN Popor Senjata Api ke Pemotor di Cawang Berakhir Damai, Begini Kronologinya

26
×

Kasus Anggota BNN Popor Senjata Api ke Pemotor di Cawang Berakhir Damai, Begini Kronologinya

Share this article

Laporan Wartawan TribunJakarta.com, Bima Putra

KILASVIRAL.COM, KRAMAT JATI – Kasus penganiayaan menggunakan senjata api dilakukan anggota Badan Narkotika Nasional (BNN) RI di Jalan Mayjen Sutoyo, Cawang, Kramat Jati, Jakarta Timur berakhir damai.

Kasus berakhir damai setelah pengendara motor yang karena kepalanya dipopor gagang senjata api, Diki sepakat memaafkan tindakan dilakukan oknum anggota BNN, Pahala Damaris Tambunan.

Kepala Biro Humas dan Protokol BNN RI, Brigjen Sulistyo Pudjo Hartono​ mengatakan kesepakatan damai ini terjadi setelah proses mediasi di Polres Metro Jakarta Timur pada Selasa (7/11/2023).

“Terjadi kesepakatan antara anggota BNN atas nama saudara Pahala dengan saudara Diki dengan surat kesepakatan damai,” kata Pudjo saat dikonfirmasi di Jakarta Timur, Rabu (8/11/2023).

Mediasi dilakukan di Mapolres Metro Jakarta Timur karena saat awal kejadian Diki hendak melaporkan penganiayaan dialami ke Sentra Pelayanan Kepolisian Terpadu (SPKT).

Baru setelah proses mediasi dilakukan dia sepakat memaafkan Pahala, sehingga kasus penganiayaan yang videonya viral di media sosial ini tidak bergulir di ranah hukum pidana.

“Saudara Diki diobati oleh saudara Pahala di Rumah Sakit Polri Kramat Jati dengan ditemani atasan (pimpinan BNN) yang bersangkutan langsung dari saudara Pahala,” ujarnya.

Pudjo menuturkan berdasar hasil mediasi, kasus penganiayaan dilakukan oknum anggotanya bermula saat Pahala menegur pengendara motor lain yang berkendara melawan arus dengan nada tinggi.

Namun Diki teguran dilakukan pelaku tidak tepat karena disampaikan dengan nada tinggi, hal ini yang mengakibatkan cekcok hingga terjadi penganiayaan sebagaimana dalam video viral.

“Tetapi secara umum untuk sudah terjadi kesepakatan antara saudara Pahala dan saudara Diki untuk tidak membawa ke arah jalur hukum,” tuturnya.

Sebelumnya seorang pengendara sepeda motor di Jalan Mayjen Sutoyo, Cawang, Kramat Jati, Jakarta Timur menjadi korban penganiayaan menggunakan senjata api pada Senin (6/11/2023) sekira pukul 08.00 WIB.

Meski sejumlah pengendara sempat berupaya merelai perkelahian karena melihat kepala korban sudah bercucuran darah akibat dipopor senjata api tapi pelaku tampak tetap emosi.

“Kau duluan tendang saya. Panggil polisi, panggil. Panggil saja. Dia duluan menendang saya pak. Panggil polisi, panggil polisi saya tunggu,” kata pelaku sebagaimana dalam video yang beredar.

Baca artikel menarik lainnya TribunJakarta.com di Google News

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *