Berita

Inspektorat BNN Periksa Anggotanya yang Popor Senjata Api ke Pemotor di Cawang

24
×

Inspektorat BNN Periksa Anggotanya yang Popor Senjata Api ke Pemotor di Cawang

Share this article

Laporan Wartawan TribunJakarta.com, Bima Putra

KILASVIRAL.COM, KRAMAT JATI – Badan Narkotika Nasional (BNN) memastikan tetap mengusut kasus penganiayaan menggunakan senjata api yang dilakukan oknum anggota mereka, Pahala Damaris Tambunan.

Yakni kasus pemukulan kepala seorang pengendara sepeda motor menggunakan gagang senjata api pada di Jalan Mayjen Sutoyo, Cawang, Kramat Jati, Jakarta Timur pada Senin (6/11/2023) lalu.

Kepala Biro Humas dan Protokol BNN RI, Brigjen Sulistyo Pudjo Hartono​ Mengatakan pengusutan kasus untuk menentukan sanksi terhadap Pahala bakal dilakukan Inspektorat BNN RI.

“Tentu saja kasus ini juga akan diproses oleh Inspektorat untuk dilihat sampai tingkat mana pelanggarannya,” kata Pudjo saat dikonfirmasi di Kramat Jati, Jakarta Timur, Rabu (7/11/2023).

Pengusutan kasus dilakukan Inspektorat BNN RI ini bersifat internal, sehingga berbeda dengan proses hukum kasus penganiayaan dilakukan Pahala yang sudah berakhir damai secara pidana.

Namun Pudjo terkait ancaman sanksi yang akan dijatuhkan Inspektorat BNN RI kepada Pahala bila secara internal dinyatakan melanggar tugas sebagai anggota BNN.

Dia hanya menyebut bahwa korban atas nama, Diki yang kepalanya dipopor gagang senjata api memaafkan perbuatan Pahala dan mengurungkan niat melapor ke Polres Metro Jakarta Timur.

“Secara umum untuk sudah terjadi kesepakatan antara saudara Pahala dan saudara Diki untuk tidak membawa ke arah jalur hukum,” ujarnya.

Pudjo menuturkan berdasar hasil penelusuran awal dilakukan internal BNN RI saat kejadian Pahala membawa senjata api dinas karena sedang dalam perjalanan menuju ke kantor.

Namun dalam perjalanan tersebut terjadi cekcok dengan pengendara sepeda motor lainnya di Jalan Mayjen Sutoyo sehingga pelaku emosi lalu melakukan penganiayaan terhadap korban.

“Atas kejadian tersebut pimpinan kemudian mengecek langsung ke Polres Jakarta Timur dan terjadi kesepakatan antara anggota BNN atas nama saudara Pahala dengan saudara Diki,” tuturnya.

Sebelumnya seorang pengendara sepeda motor di Jalan Mayjen Sutoyo, Cawang, Kramat Jati, Jakarta Timur menjadi korban penganiayaan menggunakan senjata api pada Senin (6/11/2023) sekira pukul 08.00 WIB.

Meski sejumlah pengendara sempat berupaya merelai perkelahian karena melihat kepala korban sudah bercucuran darah akibat dipopor senjata api tapi pelaku tampak tetap emosi.

“Kau duluan tendang saya. Panggil polisi, panggil. Panggil saja. Dia duluan menendang saya pak. Panggil polisi, panggil polisi saya tunggu,” kata pelaku sebagaimana dalam video yang beredar.

Baca artikel menarik lainnya TribunJakarta.com di Google News

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *