Berita

Dugaan Penipuan Lowongan Kerja, Dishub Periksa Otak Percobaan Pembunuhan Anggota Polda Metro Jaya

28
×

Dugaan Penipuan Lowongan Kerja, Dishub Periksa Otak Percobaan Pembunuhan Anggota Polda Metro Jaya

Share this article

Laporan Wartawan TribunJakarta.com, Dionisius Arya Bima Suci

KILASVIRAL.COM, GAMBIR – Kepala Dinas Perhubungan (Dishub) DKI Jakarta Syafrin Liputo mengaku telah memeriksa anak buahnya, AI terkait dugaan penipuan kepada pencari kerja.

Untuk mengelabui korbannya, AI mengiming-imingi pencari kerja untuk bekerja di Dishub DKI dengan meminta bayaran dalam jumlah tertentu.

“Terkait dengan pemberitaan tentang dugaan kasus penipuan yang dilakukan oleh saudara AI, kami telah menindaklanjuti dengan melakukan pemeriksaan,” ucap Syafrin, Kamis (9/11/2023).

Pemeriksaan terhadap AI terkait dugaan kasus penipuan ini disebut Syafrin telah dilakukan sesuai ketentuan.

Dishub DKI pun telah menjatuhkan sanksi berat berupa pemecatan terhadap AI yang belakangan juga diketahui sebagai otak percobaan pembunuhan terhadap Bripka Topan.

“Kami langsung lakukan pemberhentian yang bersangkutan. Per 1 Oktober 2023 yang bersangkutan sudah diberhentikan,” ujarnya.

Modus penipuan ini terungkap setelah AI diringkus polisi atas percobaan pembunuhan terhadap anggota Polda Metro Jaya Bripka Topan Febriyanto.

Adapun AI merupakan pegawai honorer atau Penyedia Jasa Lainnya Perorangan (PJLP) Dishub DKI di Unit Pengelola Angkutan Sekolah (UPAS).

Kepala Satuan Reserse Kriminal Polres Metro Tangerang Kota Kompol Rio Mikael Tobing mengatakan, AI melakukan penipuan dengan modus menawarkan kepada calon korbannya untuk bekerja sebagai pegawai Dishub DKI.

“Tersangka AI ini menjanjikan akan membantu untuk penerimaan sebagai pegawai Dishub Jakarta dengan diiming-imingi sejumlah uang,” ucapnya, Rabu (8/11/2023).

Kurang lebih sebanyak 30 calon pekerja kena tipu daya AI dengan total uang yang terkumpul mencapai Rp1,7 miliar.

Namun lantaran tak kunjung bisa bekerja di Dishub DKI, para korban lantas mencarinya untuk meminta pengembalian uang.

“Uang ini kemudian ditagih kepada si AI, tapi kemudian yang bersangkutan menghilang,” tuturnya.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *