Berita

Disinggung PKS, Pj Gubernur DKI Heru Budi Blak-blakan Ogah Jual Saham Perusahaan Bir PT Delta

56
×

Disinggung PKS, Pj Gubernur DKI Heru Budi Blak-blakan Ogah Jual Saham Perusahaan Bir PT Delta

Share this article

Laporan Wartawan TribunJakarta.com, Dionisius Arya Bima Suci

KILASVIRAL.COM, GAMBIR – Penjabat (Pj) Gubernur DKI Jakarta Heru Budi Hartono menegaskan tak akan menjual saham perusahaan bir PT Delta Djakarta Tbk (DLTA).

“Enggak, enggak ada (niat jual saham PT Delta),” ucapnya kepada awak media, Selasa (31/10/2023).

Heru bilang, Pemprov DKI tak bisa begitu saja melepas saham perusahaan produsen bir Anker dan Carlsberg tersebut.

Pasalnya, kepemilikan 26,25 persen saham PT Delta oleh Pemprov DKI itu sarat sejarah.

“Jadi saham Delta itu kan harus tahu ceritanya. Banyak prosesnya yah,” ujarnya.

Sikap Heru yang tak ingin menjual saham PT Delta ini bertentangan dengan pendahulunya, Gubernur Anies Baswedan yang sangat ngotot menjual saham perusahaan tersebut.

Bahkan, Anies beberapa kali melayangkan surat permohonan kepada DPRD DKI untuk menjual saham perusahaan bir tersebut.

Namun, surat permohonan itu ditolak mentah-mentah DPRD DKI Jakarta.

Rencana Anies melepas saham PT Delta ini pun sempat disinggung oleh Presiden PKS Ahmad Syaikhu.

Saat itu, Syaikhu bilang, upaya Anies menjual PT Delta selalu mentok di tangan PDIP yang merupakan pemilik kursi terbanyak di DPRD DKI.

Plt Ketua Fraksi PDIP sekaligus Ketua DPRD DKI Prasetyo Edi Marsudi menjelaskan alasanya tak mau menjual saham PT Delta.

Prasetyo bilang, kepemilikan saham di PT Delta ini salah satunya berguna untuk mengontrol peredaran minuman keras di ibu kota.

“Misalnya kita sebagai pemda bisa mengontrol sampai sejauh mana ini. Kalau enggak dikontrol nanti bagaimana masyarakat, yang ada masyarakat nanti mabuk semua,” tuturnya, Senin (30/10/2023).

Politikus senior PDI Perjuangan ini menerangkan, saham PT Delta juga berperan besar dalam menjaga keseimbangan keuangan Pemprov DKI, khususnya saat pandemi Covid-19 melanda Jakarta pada 2020 sampai 2022 lalu.

Di sisi lain, Pemprov DKI juga tak pernah memberikan Penyertaan Modal Daerah (PMD) bagi PT Delta.

“Iya waktu itu kita dapat dana dari situ. Untuk membantu PAD kita ini kan Bank DKI, kedua PT Delta itu,” ujarnya.

Baca artikel menarik TribunJakarta.com lainnya di Google News

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *