Berita

Disiapkan untuk Tutup Kerugian MRT Jakarta, Kapan Program ERP Bisa Terwujud? 

24
×

Disiapkan untuk Tutup Kerugian MRT Jakarta, Kapan Program ERP Bisa Terwujud? 

Share this article

Laporan Wartawan TribunJakarta.com, Dionisius Arya Bima Suci

KILASVIRAL.COM, GAMBIR – Kepala Dinas Perhubungan (Dishub) DKI Syafrin Liputo mengaku belum bisa menerapkan sistem jalan berbayar elektronik atau electronic road pricing (ERP) di ibu kota.

Pasalnya, wacana penerapan program ERP warisan Presiden Joko Widodo semasa menjabat sebagai Gubernur DKI Jakarta itu masih terkendala soal regulasi.

“ERP itu kami fokus sama regulasi. Jadi, masih fokus sama regulasi dan kemarin kendalanya adalah regulasi,” ucapnya saat dikonfirmasi, Kamis (23/11/2023).

Pembahasan soal regulasi program yang diklaim bertujuan mengatasi kemacetan di ibu kota ini, terus dikebut bersama DPRD DKI supaya bisa segera direalisasikan.

“Fokusnya di penyiapan regulasinya. Sekarang yang didorong adalah bagaimana regulasi kita siapkan,” tuturnya.

Selain untuk mengatasi macet, belakangan terungkap program ERP ini dirancang oleh Jokowi untuk menutupi kerugian dari pembangunan MRT Jakarta dan LRT Jakarta.

Hal ini disampaikan Presiden Jokowi dalam acara BNI Investor Daily Summit 2023 yang digelar di Hutan Kota GBK, Jakarta Pusat pada Selasa (24/10/2023) lalu.

“Menutup kerugian (MRT dan LRT Jakarta) itu dari sebelah mana? Dari anggaran apa? Dari income apa? Dari penerimaan apa? Itu yang harus dicari,” kata Jokowi.

“Akhirnya ketemu, ditutup dari ERP, ditutup dari electronic road pricing,” sambungnya.

Dalam forum tersebut, Presiden Jokowi juga menyebut, perhitungan untung dan rugi selama ini jadi penghambat pembangunan moda transportasi massal di Ibu Kota.

Mantan Wali Kota Solo ini pun mencontohkan pembangunan MRT Jakarta yang sudah jadi wacana selama 26 tahun.

“26 tahun rencana itu ada, tapi tidak dieksekusi. Memang ada problemnya dikalkulasi, dihiting, selalu rugi. Kesimpulan rugi, enggak berani meneruskan. Hitung lagi, kesimpulannya rugi lagi,” tuturnya.

Baca artikel menarik lainnya di Google News.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *