Kriminal

Diduga Akibat Saling Ejek, Kelompok Remaja Bersenjata Tajam Tawuran di Cakung

53
×

Diduga Akibat Saling Ejek, Kelompok Remaja Bersenjata Tajam Tawuran di Cakung

Share this article

KILASVIRAL.COM, CAKUNG – Tawuran dua kelompok remaja bersenjata tajam terjadi di Jalan Komarudin, Kelurahan Pulogebang, Kecamatan Cakung, Jakarta Timur pada Sabtu (28/10/2023) dini hari.

Berdasar rekaman video yang direkam warga sekitar, tampak dua kelompok remaja saling serang menggunakan celurit, samurai, hingga lemparan batu di tengah Jalan Komarudin.

Tawuran yang melibatkan sekitar 30 remaja di Jalan Komarudin tersebut baru berakhir saat satu kelompok terdesak lantaran kalah jumlah lalu memilih melarikan diri sebelum aparat tiba.

“Kayaknya tawuran karena saling ejek, karena biasanya begitu. Janjian di media sosial terus mereka tawuran,” kata warga sekitar, Sabar di Cakung, Jakarta Timur, Sabtu (28/10/2023).

Tidak ada korban dalam kejadian, namun warga sekitar resah dengan ulah tawuran dua kelompok remaja di Jalan Komarudin karena kasus serupa sudah beberapa kali terjadi.

Warga khawatir jadi korban salah sasaran saat dua kelompok saling serang, terlebih lokasi tawuran berada dekat permukiman dan menjadi jalur mobilitas warga untuk beraktivitas.

“Kayak orang mau ke pasar, kalau sampai kena imbas karena tawuran kan kasihan. Biasanya yang tawuran di sini anak-anak usia kelas 1 SMA begitu, yang masih pada baru gede lah,” ujarnya.

Warga berharap jajaran Polsek Cakung dan Polres Metro Jakarta Timur meningkatkan patroli guna mengantisipasi tawuran serupa, serta meringkus para pelaku guna memberikan efek jera.

Pasalnya kasus tawuran di wilayah Kecamatan Cakung sudah kerap terjadi, bahkan beberapa waktu lalu di wilayah Pulogebang sempat terjadi tawuran menggunakan senjata bom molotov.

“Ya untuk orangtua yang punya anak remaja juga diawasin. Jangan sampai dikasih main keluar rumah kalau sudah larut malam, kan terpengaruh pergaulan enggak benar,” tutur Sabar.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *