Berita

Bukan Cuma Dokter Qory, Wanita Paruh Baya di Bogor Pingsan Akibat Ulah Suami, Kini Diburu Polisi

25
×

Bukan Cuma Dokter Qory, Wanita Paruh Baya di Bogor Pingsan Akibat Ulah Suami, Kini Diburu Polisi

Share this article

KILASVIRAL.COM, BOGOR – Kasus Kekerasan Dalam Rumah Tangga (KDRT) di Bogor tidak cuma menimpa dokter Qory Ulfiyah Ramayanti (37).

Peristiwa tragis yang dialami dokter Qory menjadi viral di media sosial.

Ia menjadi korban KDRT suaminya Willy Sulistio (39) lalu meninggalkan rumah di Kelurahan Nanggewer, Kecamatan Cibinong, Kabupaten Bogor pada Senin (13/11/2023).

Suami dokter Qory, Willy Sulistio kini telah ditahan aparat Polres Bogor.

Kasus serupa menimpa wanita paruh baya berinisial M (52) di Parungpanjang, Kabupaten Bogor.

M babak belur hingga wajah dan mulutnya luka serius akibat ulah suaminya, IJ.

Bahkan M sempat pingsan setelah mengalami KDRT.

Polres Bogor telah menetapkan pria berinisial IJ (58) masuk Daftar Pencarian Orang (DPO) setelah kabur pasca membuat istrinya M (52) babak belur dalam Kekerasan Dalam Rumah Tangga (KDRT) yang dilakukannya di Cibunar, Kecamatan Parungpanjang, Kabupaten Bogor. (TribunnewsBogor.com/Naufal Fauzy)

Kasus yang menimpa M itu pun menjadi viral di media sosial,

Kapolres Bogor AKBP Rio Wahyu Anggoro mengungkapkan pihaknya telah memburu pelaku.

Suami M, IJ pun telah ditetapkan sebagai tersangka setelah polisi melakukan gelar perkara.

AKBP Rio mengatakan pihaknya telah menemukan dua alat bukti sehingga kasus itu dinaikkan ke penyidikan.

IJ kabur dari rumah dengan membawa sejumlah uang kemudian surat-surat berharga dan akta lahir anak-anaknya.

“Hari ini kami telah menerbitkan daftar pencarian orang (DPO) terhadap tersangka tersebut untuk mengejar, dan saya memberikan waktu selama 1 minggu kepada Kasat Reskrim untuk segera menangkap secepatnya,” ungkap AKBP Rio Wahyu Anggoro.

AKBP Rio juga menanggapi viralnya kabar yang kurang baik terkait kasus dugaan KDRT di Parungpanjang.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *