Berita

Bank DKI Catat Pertumbuhan Kredit 6,9 Persen di Kuartal III 2023

83
×

Bank DKI Catat Pertumbuhan Kredit 6,9 Persen di Kuartal III 2023

Share this article

Laporan Wartawan TribunJakarta.com, Dionisius Arya Bima Suci

KILASVIRAL.COM, GAMBIR – Bank DKI berhasil mencatat pertumbuhan kinerja positif pada kuartal III 2023 dengan pertumbuhan penyaluran kredit sebesar 6,9 persen menjadi Rp49,96 triliun dari sebelumnya Rp46,73 triliun di periode September 2022.

Direktur Keuangan dan Strategi Bank DKI Romy Wijayanto mengatakan, pertumbuhan kredit dan perbuataan ini sejalan dengan strategi bisnis pada segmen potensial dengan fokus utama peningkatan portofolio pada segmen UMKM yang selaras dengan visi dan misi bank pelat merah tersebut.

“Pertumbuhan kredit utamanya didorong dari segmen ritel yang tumbuh sebesar 68,66 persen menjadi Rp1,66 triliun pada September 2023, dari posisi Rp986,3 miliar pada September 2022,” ucapnya dalam keterangan tertulis, Rabu (25/10/2023).

Selain itu, kredit mikro juga menunjukkan kinerja baik dengan pertumbuhan 42,86 persen dari Rp2,29 triliun pada September 2022 menjadi Rp3,27 trilun.

Pertumbuhan segmen mikro dan ritel ini pun mendorong peningkatan rasio kredit UMKM Bank DKI menjadi 9,87 persen dari sebelumnya 7 persen pada periode September 2022.

Selain itu, kredit konsumer juga mencatat pertumbuhan positif menjadi Rp21,58 triliun pada September 2023 dari sebelumnya Rp18,99 triliun di tahun lalu atau naik 13,64 persen.

Di sisi lain, strategi penyaluran kredit dengan skala lebih besar dilakukan secara selektif oleh Bank DKI, seperti kredit sindikasi yang tumbuh 10,91 persen menjadi Rp6,53 triliun pada September 2023.

“Penyaluran segmen kredit komersial pada September 2023 mencapai Rp15,54 triliun, sedangkan kredit menengah tercapai sebesar Rp1,37 triliun pada September 2023,” ujarnya.

Secara spesifik, pembiayaan untuk segmen syariah juga tumbuh 6,22 persen menjadi sebesar Rp 7,70 triliun pada September 2023, dari sebelumnya Rp 7,24 triliun di September 2022.

Dalam strategi ekspansi kredit, lanjut dia, perseroan tetap memprioritaskan pengelolaan risiko secara efektif dan pengawasan secara ketat untuk memastikan kualitas aset yang optimal.

Rasio Non Performing Loan (NPL) Gross terjaga pada level rendah 1,83 persen dengan NPL Net sebesar 0,64 persen pada September 2023, yang menandakan kualitas kredit Bank DKI yang sehat.

Bank DKI juga membentuk pencadangan yang memadai dengan Coverage Ratio pada level konservatif mencapai 219,96 persen pada September 2023.

“Upaya pengendalian kualitas kredit juga dilakukan melalui penagihan, restrukturisasi, maupun upaya penyelamatan kredit, sesuai ketentuan yang berlaku,” tuturnya.

Baca artikel menarik lainnya TribunJakarta.com di Google News

 

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *