Berita

3 Fakta Pecahnya Kaca Jembatan The Geong Banyumas: Ketebalan Cuma 1,2 cm hingga Belum Uji Kelayakan

58
×

3 Fakta Pecahnya Kaca Jembatan The Geong Banyumas: Ketebalan Cuma 1,2 cm hingga Belum Uji Kelayakan

Share this article

KILASVIRAL.COM – Jembatan Kaca The Geong di kompleks Hutan Pinus Limpakuwus, Kabupaten Banyumas, Jawa Tengah menghadirkan petaka bagi wisatawan pada Rabu (25/10/2023).

Jembatan itu tiba-tiba pecah hingga mengakibatkan empat orang wisatawan yang sedang berswafoto menjadi korban.

Dua korban terjatuh dalam peristiwa tersebut. Salah satunya korban seorang ibu berinisial FA (49), tewas.

Sementara dua korban lainnya tak sempat terjatuh.

“Dua korban enggak sampai jatuh, (hanya) menggelantung di besi (rangka jembatan),” tutur Ketua Koperasi Hutan Pinus Limpakuwus, Eko Purnomo yang turut mengevakuasi korban ke rumah sakit kepada wartawan, Rabu (25/10/2023) sore seperti dikutip Kompas.com.

Kedua korban yang bergelantungan di jembatan setinggi 15 meter itu pun sempat dilanda syok.

Mereka kemudian dilarikan ke Instalasi Gawat Darurat (IGD) di rumah sakit.

Sementara satu orang selamat yang terjatuh juga telah mendapatkan perawatan di rumah sakit. 

Polisi kemudian melakukan penyelidikan terkait kasus pecahnya jembatan kaca The Geong.

Sejumlah saksi dan pihak yang bertanggung jawab dimintai keterangan.

Pascamusibah tersebut, terungkap lah sederet fakta yang dihimpun TribunJakarta.com.

1. Sample kaca diambil

Tim dari Dinas Pekerjaan Umum (DPU) mengambil sampel serpihan kaca pada jembatan yang pecah di The Geong, kompleks Hutan Pinus Limpakuwus, Kabupaten Banyumas, Jawa Tengah.

Sampel tersebut akan diteliti untuk mengetahui penyebab pecahnya jembatan kaca yang mengakibatkan satu wisatawan tewas.

“Kami mengambil sampel kacanya, nanti akan kami teliti, apa speknya dan bagaimana karakternya,” kata Kabid Tata Bangunan DPU Banyumas, Imam Wibowo, di lokasi kejadian, Rabu (25/10/2023).

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *